Friday, February 03, 2006

HANYA SEBUAH TULISAN

Ketika alam menyanyikan lagunya,

Kulihat kau menangisi waktu.

Nada yang sudah mengalir ke seluruh nadi,

Memberikan garis yang mencengkeram jiwa.

Tak ada yang pantas ku ucap,

Ketika tanah ini terbagi.

Biarlah air yang terus menjadi lawan,

Berikan udara persemaian.

Tetaplah berjalan,

Ketika titik memaksa untuk berhenti.

Berikan tonggak-tonggak,

Atau tidak sekalipun juga tak apa.

Aku akan terus menari dengan alam,

Kan kucium semua penghargaannya.

Terbang bersama kupu-kupu,

Menemui Venus mengarungi Andromeda.

Lakukan apa saja yang sekarang bisa kau lakukan,

Karena besuk adalah setelah hari ini.

Nikmatilah dengan penuh kebanggaan,

Ambil atau buang adalah pilihan.

20062005

1147

Tank

1 comments:

Sang Penjaga said...

mungkin dia akan gila lagi....