Friday, February 10, 2006

Tidak ada judul

Sekedar jaga-jaga.

Aku pengen Kamu tau Aku sayang Kamu. Sekarang, dan sedang mencoba menjadikan selamanya. Andai ada sesuatu yang terjadi antara Kita dan mempengaruhi apa yang sedang Kita jalani sekarang, percayalah, Kamu adalah salah satu bagian hidupku yang terindah. Salah satu yang terbaik dari segala moment paling baik dalam perjalanan hidupku. Terima kasih karena telah pernah menjadikanku Perempuanmu.

Bersamamu, Aku mengerti bahwa hidup bukan melulu Hitam dan Putih. Bahwa hidup punya rencana dan rahasianya sendiri. Dan bila suatu saat Aku menemukan jawaban dari segala rahasia itu bukan denganmu, semoga Kau masih ingat dengan tulisanku ini.

Bahwa, kekuatan cinta itu benar mengada. Bahwa Aku pernah sayang padamu setulus jiwa ini. Bahwa kaulah bias sinar keindahan itu. Bahwa Aku selalu merindukanmu. Bahwa aku bahagia bersamamu. Bahwa kau berarti untukku. Bahwa tatapan mata dan rengkuhanmu adalah hal terdamai yang pernah Kudapati. Bahwa Aku mendapatkan kesempurnaan hidup bersamamu. Bahwa Aku mencintaimu. Bahwa Aku tak pernah siap kehilanganmu...

{Sebuah tanda cinta yang semoga akan bisa kubacakan pada seseorang kala Ia meninggalkanku nanti....}

(dari Michelle, hanya ada satu "I do". Nice to meet you...)

Friday, February 03, 2006

“ SALAM DAMAI ”

BTI JOX

RADIO SCRIPT 30”

KAMPANYE ANTI KEKERASAN

“ SALAM DAMAI ”

__________________________________________

SFX0 : ( Suara organ satu tone nada tinggi dimainkan dengan efek )

Uuuueng…uuuueng……uuuueng………..

SFX1 : ( Suara orang berbaris )

Prok.Prok.Prok……….

SFX2 : ( Sfx1 fade out , suara letusan senapan )

Tretetetetet…….Dor! Dor! Dor!

SFX3 : ( Sfx2 Fade out, suara barang pecah belah dibanting )

Krompyang, grobyak, brook, prang…………….

CROWDED : ( Sfx2 Fade out ) Ayo, ayo, bunuh saja ! Bantai ! ( saling bersahutan )

ANNCR : ( Sfx0 Fade out ) “ KEKERASAN TIDAK MENYELESAIKAN

MASALAH, KEKERASAN AKAN MERUGIKAN KITA SEMUA !”

MVO : Iklan layanan masyarakat ini dipersembahkan oleh: PEMDA

JOGJAKARTA dan PERSATUAN PARPOL JOGJAKARTA.


14:04:05

HANYA SEBUAH TULISAN

Ketika alam menyanyikan lagunya,

Kulihat kau menangisi waktu.

Nada yang sudah mengalir ke seluruh nadi,

Memberikan garis yang mencengkeram jiwa.

Tak ada yang pantas ku ucap,

Ketika tanah ini terbagi.

Biarlah air yang terus menjadi lawan,

Berikan udara persemaian.

Tetaplah berjalan,

Ketika titik memaksa untuk berhenti.

Berikan tonggak-tonggak,

Atau tidak sekalipun juga tak apa.

Aku akan terus menari dengan alam,

Kan kucium semua penghargaannya.

Terbang bersama kupu-kupu,

Menemui Venus mengarungi Andromeda.

Lakukan apa saja yang sekarang bisa kau lakukan,

Karena besuk adalah setelah hari ini.

Nikmatilah dengan penuh kebanggaan,

Ambil atau buang adalah pilihan.

20062005

1147

Tank

“PENDULUM”

BTI JOX

TELEVISI 30”

TIC TAC SNACK PT DUA KELINCI

“PENDULUM”

____________________________________________________

Background hitam dengan sebuah bandul jam klasik yang bergerak seperti pendulum kekiri dan kekanan. Suasana yang sepi dan dingin membuat suara-suara disekitarnya terdengar jelas.

SFX1 : ( Suara bandul jam )

TIC-TAC-TIC-TAC-TIC-TAC…………

Beberapa saat kemudian terdengar suara plastik

SFX2 : ( Suara plastik )

Kresek-kresek-kresek

Kemudian plastic itu seperti tersobek

SFX3 : ( Suara plastic sobek )

Wek-krek ( SFX1)

Ketika Plastik itu tersobek suara pendulum berhenti background hitam sobek dan berubah menjadi putih yang berisi Tic Tac dengan bungkus warna-warninya

MVO : TIC TAC SELALU CERIA DIMANA SAJA

ANNCR : “DARI DUA KELINCI”

14:04:05

Click Recount to View

Click Recount to View

Btijox 020206

Sejak pertama pernah terkatakan bahwa angin akan terus membawa kebisuan dan ketulian. Matamu kini telah buta, sebuah sayatan “mimis” telah membuatmu meninggalkan seluruh panorama. Tanpa terasa telah banyak isi perutmu kau muntahkan. Membasahi celanaku, bajuku, mukaku, rambutku, lenganku dan sudah tak ada lagi sisa tempat ditubuhku. Kau baru sedikit minum saja sudah seperti ini, belum lagi sempat kau nikmati fantasi ini. Kau sudah terhempas entah dimana dirimu sekarang.

Hari terus berjalan dan perjalananpun terus mengikuti pusaran. Banyak sekali terjumpa fatamorgana tetapi banyak pula terjumpa kenyataan, semua berlalu silih berganti. Dalam mengarungi sebuah perjalanan dibutuhkan ketegasan untuk terus bertahan hidup. Meninggalkan hari kemarin dan memulai kembali hari baru. Tetapi manusia tetaplah manusia, walaupun dia telah meninggalkan hari kemarin, dia masih tetap harus mengingatnya supaya dalam menapaki hari barunya tidak mengulang kembali kesalahan lama. Bercermin pada hari kemarin adalah guru yang baik untuk menapaki hari barunya. Mengubur hari kemarin dan mengenangnya dalam ingatan. Seberapa pahitpun untuk melakukan ini tetapi memang inilah yang harus dilakukan. Selamat tinggal.

Sekarang ini saatnya membersihkan diri dan menapaki hari baru dan menemukan sesuatu yang baru. Sesuatu yang tidak ditemukan dari hari kemarin.

Hari baru, matahari memancarkan kecerahan di pagi hari. Siang adalah dimana matahari memancarkan keagungannya dan sore adalah dimana matahari memancarkan keanggunannya. Walau kadang kala ada mendung dan hujan, matahari tetap akan setia pada tugasnya. Bercengkrama dengan ilalang, menerangi kupu menari-nari. Berbicara pada pohon, berbicara pada burung, berbicara pada lebah, berbicara pada malaikat. Berbagi dengan dunianya, menyanyikan alamnya, tersenyum dalam setiap langkahnya, menebarkan kesukacitaan.

Mengusung sebuah kesadaran, menggemgam sebuah pilihan yang merupakan sebuah hak dan juga kewajiban. Hari yang cerah walau kadang juga diselingi dengan awan dan juga hujan. Sementara sang waktu terus berjalan dan bumi semakin menua, malaikat masih menyanyikan lagu-lagu pujian dan kupu, pohon, burung, lebah, ilalang masih terus bergembira ria.

By: Password

MIDANG

MIDANG

Kau yang ada entah dimana

Menari-nari dalam setiap mimpiku

Menemaniku dalam menapaki hidup

Membius semua ingatanku

Kau yang entah ada dimana

Membimbingku dalam senyum

Menggodaku dengan keceriaan

Membawaku menemui angan

Btijox jan 06:31

PUAS

PUAS

Terlihat dalam berbagai hujatan

Hanya akan mati ketika tenang

Dibasuh oleh keabadian

Luntur oleh penentuan

Terkepung dalam kebisuan

Terhantam dengan ancaman

Terkulai kembali dalam hampa

Menarikan kebahagiaan dalam kegelisahan

Saksikanlah itu!!!

Terlihat dalam berbagai hujatan

Hanya akan mati ketika tenang

Dibasuh oleh keabadian

Luntur oleh penentuan

Terkepung dalam kebisuan

Terhantam dengan ancaman

Terkulai kembali dalam hampa

Menarikan kebahagiaan dalam kegelisahan

Bunuhlah sekarang!!!

Jonjax 06:27